Bumi mempunyai empat sudut ?

Pengantar: Banyak usaha dilakukan pihak muslim menyerang kredibiltas Alkitab yaitu dengan mencari-cari ayat-ayat yang dianggap mengandung kesalahan. Salah satunya anggapan bahwa penulis Alkitab keliru menganggap bumi mempunyai empat sudut yang berarti bentuknya persegi bukan bulat.

PERTANYAAN
Rev  7:1 "And after these things I saw four angels standing on the four corners of the earth, holding the four winds of the earth, that the wind should not blow on the earth, nor on the sea, nor on any tree."
Bible jelas menyatakan bahwa bumi mempunyai empat sudut, sekarang kami bertanya benda apa yang memiliki empat sudut? apakah benda bulat memiliki empat sudut? Kita pasti ingat Galileo Galilei yang dihukum Gereja gara-gara penemuannya yang mengatakan Matahari sebagai pusat Tata Surya. Sedangkan Gereja mengatakan Bumi sebagai pusat Tata Surya.

JAWABAN:
Kata “corner” pada Rev 7:1 dalam bahasa aslinya bahasa Yunani adalah γωνία (gōnia); an angle: - corner, quarter (Strong Hebrew & Greek Dictionaries). Sehingga jika diartikan dalam bahasa Indonesia akan memiliki banyak arti seperti: sudut, penjuru, bagian, pojok dan lain-lain. Berarti tidak bisa diartikan secara tunggal yaitu secara grafis empat sudut dari benda yang berbentuk persegi. Maka untuk menemukan arti yang tepat kita harus memperhatikan konteks kalimat dari kata "gonia" tersebut.


Mari kita perhatikan ayat ini 1 Pet 2:7 (KJV) "… stone which the builders disallowed, the same is made the head of the corner". Dari ayat ini kata "gonia" lebih tepat diartikan sebagai batu penjuru, sangat lucu kalau diartikan batu sudut atau pusat sudut. LAI sudah tepat menerjemahkannya "...Batu yang telah dibuang oleh tukang-tukang bangunan, telah menjadi batu penjuru..”

Pada ayat lainnya Why 20:8 KJV "And shall go out to deceive the nations which are in the four quarters of the earth…". Dalam ayat ini kata gonia diterjemahkan menjadi “quarters of the earth” yang jika diterjemahkan secara literal ke dalam bahasa Indonesia menjadi "empat bagian bumi", LAI memilih menjadi "empat penjuru" yang dirasakan lebih sesuai dengan konteks kalimat "..dan ia akan pergi menyesatkan bangsa-bangsa pada keempat penjuru bumi, .."

Sekarang kita kembali pada Why 7:1 yang dipermasalahkan “..And after these things I saw four angels standing on the four corners of the earth, holding the four winds of the earth, that the wind should not blow on the earth, nor on the sea, nor on any tree”. Kuncinya pasangan frase “four corners” dengan “four winds”. Sangat jelas frase "four winds" merupakan empat arah mata angin seperti yang kita kenal dalam kompas yaitu utara, timur, selatan & barat. Maka dengan demikian frase “four corners” akan lebih cocok jika diartikan dalam pengertian "arah" bukan dalam pengertian "bentuk fisik". Sehingga LAI sudah tepat menerjemahkannya sebagai empat penjuru. Why 7:1 "Kemudian dari pada itu aku melihat empat malaikat berdiri pada keempat penjuru bumi dan mereka menahan keempat angin bumi, supaya jangan ada angin bertiup di darat, atau di laut atau di pohon-pohon."

Hal ini serupa juga dalam Yer 49:36 yang menghubungkan frase “four winds” dengan “four quarter”. KJV "And upon Elam will I bring the four winds from the four quarters of heaven, and will scatter them toward all those winds…". LAI "Aku akan mendatangkan atas Elam keempat angin dari keempat penjuru langit dan akan menyerakkan mereka ke segala mata angin ini…
--------------

Masalah Galileo Galilei terjadi hanya karena institusi gereja saat itu keliru memahami beberapa ayat Alkitab sehingga menyimpulkan bahwa bumi adalah pusat tata surya.  Apalagi dari pengamatan sederhana terlihat bahwa Matahari yang mengelilingi bumi. Hal ini tidak ada sangkut pautnya dengan otentitas ayat-ayat Alkitab, yang keliru adalah cara menafsirkannya. Gereja katolik lewat Paus Yohanes Paulus II akhirnya merehabilitasi nama baik Galileo Galilei dan memberikan penghormatan yang sepantasnya. Vatikan sendiri menerbitkan prangko bergambar Galileo Galileo sebagai salah satu bentuk penghormatan.

Lalu bagaimana pernyataan Alkitab mengenai bentuk bumi?
Mari kita lihat Yes 40:22 KJV "It is he that sitteth upon the circle of the earth..." LAI "Dia yang bertakhta di atas bulatan bumi...". Ayat ini ditulis oleh Yesaya pada sekitar dua ribu tahun yang lalu. Padahal saat itu belum ada instrumen seperti teleskop untuk melihat ruang angkasa.

Demikian juga dalam Ayub 26:7 KJV "He stretcheth out the north over the empty place, and hangeth the earth upon nothing". LAI "Allah membentangkan utara di atas kekosongan, dan menggantungkan bumi pada kehampaan.". Ayat ini menyatakan bahwa bumi berada di ruang hampa. Padahal saat itu belum dikenal teori gravitasi Issac Newton dan belum ada pesawat ruang angkasa. Pemahaman kuno saat itu menganggap bahwa bumi sedang ditopang oleh Dewa Atlas.

Kesimpulan: Berdasarkan analisis ini tuduhan yang menganggap Alkitab salah menyatakan bumi memiliki empat sudut yang berarti bumi berbentuk persegi, tidaklah tepat. Malah sebaliknya Alkitab dengan sangat luar biasa menyatakan bahwa bumi itu bulat & berada di ruang angkasa yang hampa udara. Ini sekaligus membuktikan bahwa ada Penulis Ilahi dibalik semuanya itu.

Share:

10 komentar:

ekspresi anak manado mengatakan...

Salam kenal dan salam sejahtera.. Jujur aja hampir kalau ada topik baru, gw sering mampir utk membacanya.. Tulisan anda sungguh bermanfaat dan sangat membantu.. God Bless u.

Anonim mengatakan...

jawaban anda semua nya tidak logis....
n sulit dimengerti....
silahkan pelajari lg....

Anonim mengatakan...

setau saya, kosmologi israel kuno adalah setengah manguk, jadi bumi datar, dan setengah bola adalah angkasa raya.

rasanya ga bisa kita maen comot/ganti terjemahan kata per kata, tapi kita juga harus mengerti konsep saat ayat tersebut ditulis.

saya tidak setuju memproteksi ayat alkitab dengan cara membabi buta seperti ini, toh alkitab itu di tulis oleh manusia yang terikat oleh jaman dan pengetahuan jaman itu, tapi "moral ethic" yg disampaikan itu merupakan hal yang benar. Infalability but not inerrancy.

-gold apprentice

Apologia Kristen mengatakan...

Silahkan anda memberikan argumentasi terhadap konsep kosmologi Israel yg anda maksud. Termasuk kajian detail terhadap ayat2 yg mengindikasi bhw bumi itu datar, mempunyai pilar, ditutupi langit yg berbentuk setengah mangkuk, angkasa berbentuk setengah bola dll.

Salam

Sugeng Sri Hardjanta mengatakan...

Ketika Yesus pas mbengok Elloy2 maka Bapa yg disurga opo juga sedang mbengok Elloy2 ? kalau enggak berarti bukan TriTunggal namun 3 Oknum biasa.

derooot mengatakan...

Circle kan 2 dimensi ya bukan 3? Bulat atau datar tuh bang keisten?

Sugeng Sri Hardjanta mengatakan...

Kristen itu apa gak sadar bhw Yesus itu berdoanya sujud = muslim,berpuasa 40 hari kayak muslim,pantang babi dan miras,ibunyapun Bunda Maria berbaju muslimah.Itu bukti bhw Islam merupakan kelanjutan ajaran Nabi2 dahulu,Kapan hayo Yesus berdoa dg ndemok jidat hidung dada.

ALI TOPAN mengatakan...

Pas mbengok iku yesus didapuk dadi "korban tebusan" sopo sinh di tebus .. ? Menungso dadi korban e yo kudu menungso .. Menungso sing g duwe duso .. Sopo ..? G onok menungso sing g duwe duso yoo kudu gusti allah dewe sing njelmo dadi menungso .. Sopo iku .. Yesus .. Lho terus nek gusti allah dewe kok mbengok .. Yo sesuai dapuk an e .. Kok iso .. Yo iso ae wong gusti allah moho kuoso ..kok.. Bukti ne opo kok gusti allah kudu repot nggae skenario koyok ngono .. Bukti ne yo menungso urip nang ndonya .. nek menubgso g duso yoo urip e nyang "firdaus" .. berhub menungso adam nggae duso ukuman e yooo di usir.. Kudu urip nang ndonya..

ALI TOPAN mengatakan...

Bukan ritual agamawi yg jadi fokus kriaten melainkan bahwa manusia di seluruh dunia ini sdh berdoaa .. Untuk diampuni harus ada pengakuan bahwa yesus tuhan sudah menebus dosa lewat salib sbg ganti dosa manusia .. Itu skema sekaligus keyakinan kristen baHwa TUHAN MAHA PENGASIH DAN MAHA ADIL .. Maha pengasih ditunjukan dg AMPUNAN NYA .. Maha adil ditunjukkan dg DOSA yg dperbuat manusia pertama harus dihukum ditunjukkan dg SALIB YESUS .. tanpa itu sama saja kita mengingkari KE MAHA ADIL AN NYA .. mengenai tata cara sembahyang itu hanya tehnis bersifat jasmani .. simbol .. Duniawi ... Yg paling penting adalah yg rohani karena TUHAN adalah roh .. bersifat kekal ..

471D mengatakan...

Terjemahan Yesaya, bukan bulatan bumi tapi LINGKARAN BUMI.. sedangkan kata "bulatan bumi" hasil terjemahan baru dari LAI... 😂😂