Bukankah di Kis 4:13 disebutkan Petrus & Yohanes Buta Huruf?

ARGUMENTASI LIBERALISME
Perhatikan Kisah Para Rasul 4:13 “Ketika sidang itu melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Yesus”.
Disitu disebutkan kata “tidak terpelajar” yang sebenarnya dalam bahasa Yunani digunakan kata “ἀγράμματοί” yang seharusnya di terjemahkan sebagai seseorang yang buta huruf (bahasa Inggris: unlettered).

JAWABAN
Mari kita melihat arti kata "tidak terpelajar" ini dalam bahasa Yunani. Menurut Strong’s Hebrews & Greek Dictionaries kata ἀγράμματος (agrammatos) memiliki arti unlettered, that is, illiterate: - unlearned, bentuk negatif dari kata gramma (learning, letter, scripture, writing, written). Dari arti ini “buta huruf” vs “tidak terpelajar” ternyata hampir semua Alkitab yg berpengaruh memilih kata “tidak terpelajar” dgn variannya “tidak terlatih/tidak terdidik/tidak sekolah”.
NIV : unschooled,
NASB : uneducated and untrained,
ISV : uneducated, KJV: unlearned,
AKJV: unlearned,
ASV: unlearned,
God’Word: no education or special training,
BBE: education or learning,
Websters: unlearned.
hanya Weymouth NT yg menerjemahankan illiterate.

Menurut Bible Commentary yang ditulis oleh Craig Keener (BBC:NT), pengertian kata agrammatos (tidak terpelajar) dalam ayat tersebut yaitu orang yang tidak mengikuti suatu pendidikan khusus pada masa itu melalui seorang rabi terkenal seperti Paulus yg dididik oleh Gamaliel.
Unschooled” means not trained in Greek rhetoric (public speaking), as the priestly aristocracy would be. It could also mean that they were not trained under a recognized rabbi...”
"Unschooled memiliki arti tidak dilatih dalam ilmu retorika Yunani (komunikasi publik), sebagaimana mestinya seorang bangsawan. Ini juga berarti bahwa mereka tidak dilatih oleh seorang rabi terkenal..."

Penggunaan kata agrammatos dalam Kis 4:13 ini mirip dengan beberapa ayat berikut ini yang ditujukan pada Yesus & Paulus.
Yoh 7:15 ... Maka heranlah orang-orang Yahudi dan berkata: "Bagaimanakah orang ini mempunyai pengetahuan (gramma) demikian tanpa belajar!".
Kis 26:24..Festus dengan suara keras: "Engkau gila, Paulus! Ilmumu (gramma) yang banyak itu membuat engkau gila."
Kata gramma (”pengetahuan” & ”ilmu”) adalah akar kata dari agrammatos. Paulus dalam Kis 26:24 dianggap sebagai orang berilmu atau sebagai orang yang terpelajar. Sedangkan Yesus sama seperti Petrus & Yohanes dianggap orang-orang yang tidak terpelajar.

Walaupun seandainya arti kata agrammatos dalam Kis 4:13 itu adalah illiterate (buta huruf) itu pun hanya asumsi sebelumnya para ahli Taurat & kemudian mereka ”heran” karena Petrus & Yohanes justru menunjukan ciri-ciri orang yang terpelajar. Keheranan ini didasari pada perkataan-perkataan Petrus yang mengutip ayat-ayat dalam kitab Perjanjian Lama. (Kis 4:11-Maz 118:22). Padahal biasanya hanya orang terpelajar saja yang bisa mengerti ayat-ayat dalam Taurat & kitab para nabi. Dalam kitab Kisah Para Rasul banyak dicatat kutipan-kutipan ayat Perjanjian Lama oleh Petrus dalam khotbah-khotbahnya sejak hari Pentakosta. Beberapa kutipan ayat-ayat tersebut seperti:
Kis 2:25-28=>Maz 16:8-11, Kis 2:30=>Maz 132:11/2 Sam 7:12-13, Kis 2:34-35=>Maz 110:1, Kis 3:13=>Kel 3:15.

Data ini sekali lagi membuktikan bahwa Petrus & kemungkinan besar murid-murid lainnya bukanlah buta huruf!. Mereka mungkin tidak mengikuti pendidikan formal lewat seorang rabi dari ahli-ahli Taurat tetapi mereka banyak mengetahui dasar-dasar pengajaran Taurat melalui orang tua mereka dan secara mendalam melalui didikan langsung rabi Yesus.

Jaringan Apologia Kristen
Jimmy Jeffry

Reference:
- Keener, Craig S., IVP Bible Background Commentary: New Testament , (Downer’s Grove, IL: InterVarsity Press) 1997.
Share:

Tidak ada komentar: